Beberapa kata yang kerap kali menggantikan dan mewakili sebuah identitas seseorang, yang dengannya saja sudah menjadi bukti atas kehadiran bahkan keikutsertaan.
Begitu kuat ia melekat pada identitas seseorang, yang hanya dengan menyebutnya saja kita sudah bisa membayangkan wujud fisik dan karakter serta sifat orang yang kita kenal itu.
Entah bagaimana awalnya hingga Nama menjadi sebuah keharusan bagi setiap orang dan tak satupun sepertinya manusia di dunia ini yang tak mempunyai nama.
Meski tak lebih dari sepuluh huruf, nama ini telah melekat dan selalu saya perkenalkan sebagai identitas saya kepada siapa saja yang baru saya kenal. Semakin lama, selama hampir 20 tahun, semakin saya bisa merasakan ruh dari nama saya sendiri, SUSI DARIAH.. ^_^
Nama yang saya rasakan semakin indah ketika semakin lama ia menemani dan menggambarkan secara sederhana semua hal rumit dalam kehidupan saya. Kehidupan yang juga dipengaruhi oleh doa yang terkandung pada nama itu. Seolah-olah doa tersebut melekat sebagai identitas tanpa harus dipaksakan. Ia dengan sendirinya menjadi bagian yang cukup penting dalam setiap perjalanan hidup.
Ketika banyak dari teman saya saat SMP dengan bangga menjelaskan betapa luhurnya arti nama yang disematkan orang tuanya, saya masih saja bingung apa sebenarnya arti dari nama saya, pun belum yakin bahwa orang tua sayalah yang memberikan nama ini pada saya.
Dan benar saja, saya semakin merasa dituntut untuk mengetahui arti nama ini sesaat setelah orang tua saya mengatakan bahwa bukan mereka yang memberi nama ini melainkan saudara jauh dari nenek. Dan kemudian neneklah yang selanjutnya menjadi sumber informasi saya. Namun lagi-lagi takdir belum mengijinkan saya untuk mengetahui arti dari nama saya. Beliau, yang telah berkenan memberikan nama ini pada saya, telah berpulang beberapa saat sebelum saya menanyakan hal itu pada nenek. Menohok memang, tapi ya sudahlah itu pertanda bahwa saya harus mencari sendiri arti nama saya, :)
Dulu, sebelum menyandang nama ini, nama saya itu SITI DARIAH. Tahu apa yang saya lakukan ketika ibu saya mengatakan hal itu?
…
Menelan ludah..
Lagi,
Lagi,
Dan menelan ludah lagi..
:D
Sebenarnya tak ada yang salah dengan nama itu, namun terasa begitu asing jika dua kata itu yang harus menjadi bagian kecil untuk menggambarkan karakter saya.
Keluarga besar saya masih menganut adat dan budaya leluhurnya yaitu ketika seorang anak sering sakit dan cengeng di masa kecilnya, itu berarti nama yang diberikan harus diganti. Nah, saat itulah tiba. Nama saya berubah menjadi seperti nama saya saat ini, SUSI DARIAH. :D
Setelah perjuangan panjang mencari arti nama itu, akhirnya saya menemukan bahwa DARIAH ‘mungkin saja’ berasal dari kata DURRIYAH (bahasa arab) yang artinya cahaya mutiara. Dan karena rasa ingin tahu yang cukup kuat, saya kemudian mencari-cari alasan kenapa kira-kira saya diberikan nama SUSI yang sebelumnya SITI. Sepengetahuan saya SITI adalah nama yang biasa diberikan kepada perempuan-perempuan di jaman nabi. Nah, saya memprediksikan SUSI sebagai pengganti nama SITI, juga mempunyai arti yang berhubungan dengan perempuan. Setelah saya cari, pada tahun kelahiran saya 1991, seorang perempuan yang bernama SUSI SUSANTI sedang ada pada puncak kejayaannya. Beliau menjuarai beberapa turnamen di beberapa Negara di Asia tenggara hingga sempat di juluki Ratu Bulu Tangkis Asia Tenggara. Selain itu beliau juga berhasil menjuarai World Tournament. Saya menduga hal itu lah yang membuat saya diberikan nama SUSI, orang yang berprestasi.
Wah, sungguh indah ternyata ya nama saya (jika memang prediksi saya benar ^^). SUSI DARIAH, Wanita berprestasi layaknya cahaya mutiara. Semoga doa yang melekat pada nama saya ini, benar-benar bisa menjadi bagian dari kehidupan nyata saya. Amin. :)
wah, akhirnya setelah "treasure hunt" yang sepertinya cukup melelahkan ini kamu menemukan arti namamu juga y sus.. selamaat! :)
BalasHapustrus your nickname "ncus" artinya apa?
hahahaha, iya cha. perjuangan panjang..
BalasHapusncus??? ga ada artinya ca, cuma panggilan sayang dari teman2 ku dulu, :D