Rabu, 02 November 2011

Identitasku diantara kalian


Setiap orang memiliki keunikannya masing-masing dan dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya lah, individu menjadi berbeda satu sama lain. Setiap ciri khas dan hal-hal mendasar yang membedakan satu individu dengan individu lain, yang juga mampu menggambarkan diri dan pribadi individu-individu tersebut menjadi deskripsi tak tertulis yang dapat dijadikan acuan individu lain dalam berinteraksi di lingkungan yang mereka tempati. Kecenderungan untuk diakui sudah menjadi hal lumrah bagi setiap orang yang berbaur pada suatu lingkungan, tak ada satupun orang yang hanya ingin berperan sebagai pemerhati dan tidak memiliki kemauan untuk dikenal bahkan diakui keberadaannya. Maka dengan setiap keunikannya setiap orang berusaha untuk dikenali, diakui dan dihargai dengan berbagai upaya yang dapat dilakukan agar peranannya terhadap lingkungan dapat dirasakan oleh orang-orang disekitarnya. Salah satu contoh upaya tersebut adalah dengan berkontribusi dalam kegiatan –kegiatan yang mengusung kepentingan-kepentingan bersama, yang tujuannya tak lain adalah untuk menunjukan bahwa saya ada disekitar anda dan memiliki peran dalam kehidupan bermasyarakat.
Ada banyak hal yang bisa dijadikan ciri khas yang nantinya merujuk dan berujung pada identitas seseorang, namun tidak setiap individu di lingkungan yang ditempati juga mampu mengenali dan mengetahui keseluruhan identitas tersebut. Setiap individu lain memiliki pandangannya masing-masing terhadap diri kita sendiri sehingga belum dapat dipastikan bahwa apa yang kita anggap sebagai ciri khas dari diri kita juga dapat ditangkap oleh mereka sebagai identitas kita. Saya dengan berbagai keunikan yang saya miliki sehingga orang mampu membedakan saya dengan individu lain adalah hasil dari pendeskripsian tidak langsung yang telah saya lakukan baik dengan menunjukan perilaku saya ketika berinteraksi maupun karena identitas mendasar seperti gender, suku, agama dan hal lain yan mampu secara langsung orang ketahui dan terima sebagai identitas saya.
Bagaimana cara orang lain memandang saya, mengakui keberadaan saya, mengenali sifat dan karakter saya dan menentukan peran saya dalam kehidupannya mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi mereka dalam berinterikasi baik ketika berperilaku, bersikap, bertindak dan mengambil keputusan penting yang berhubungan dengan kepentingan bersama. Setiap kepentingan dan persoalan tersebut akan menstimulus orang lain untuk menggunakan pengetahuannya mengenai identitas seseorang yang pada kenyataanya tidaklah dijabarkan dengan satu ciri khas. Konteks mempengaruhi seseorang dalam memutuskan identitas yang mana yang sedang dibutuhkan untuk digunakan dalam mengambil keputusan. Contoh ketika topik yang dibahas adalah kesetaraan gender maka identitas yang digunakan adalah saya sebagai perempuan dalam menanggapi permasalahan tersebut. Namun berbeda ketika persoalannya yaitu mengenai proses pemilihan kepemimpinan, maka identitas saya yang akan dijadikan pertimbangan bukanlah sebatas gender, agama atau suku lagi, namun akan lebih pada kemampuan saya dalam memimpin, karakter saya, kemampuan dan pengalaman berorganisasi serta pengakuan terhadap keberadaan saya dan pandangan individu lain tentang kepantasan saya menjadi seorang pemimpin. Sehingga rangkaian identitas seseorang yang dikenal dilingkungannya tidaklah digunakan setiap saat dan tidak dalam setiap persoalan yang dihadapi. Namun pada kenyataanya setiap orang berhak menilai dan membangun deskripsi mengenai pribadi orang lain dan membangunnya menjadi identitas yang kita akui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar